Permen selalu menjadi bagian dari kehidupan. Camilan manis telah mengangkat semangat kita sejak zaman kuno, ketika orang Yunani dan Mesir menghargai madu sebagai obat dan menyebutnya sebagai ambrosia para dewa. Penduduk asli Amerika mengembangkan sirup maple dan permen, dan banyak tradisi mereka berkisar seputar musim gula maple.
Candy menghidupkan liburan. Bahkan, sulit membayangkan liburan tanpa permen. Halloween tidak akan sama tanpa trick-ortreat. Tidak ada yang akan mencari telur plastik tanpa janji jellybeans dan telur robin coklat di dalamnya. Dan anak-anak akan tidur sepanjang bulan Desember jika bukan karena kalender Advent, peppermint bark, dan stocking stuffers. Semua ritual, momen, dan pengalaman bersama lebih baik dengan permen. Di banyak rumah, memasak permen sama sinonimnya dengan liburan seperti aroma daun yang baru jatuh, api di perapian, sari buah apel, dan aroma pohon cemara di dalam rumah. Aroma resep keluarga yang tercium di seluruh rumah seperti mesin waktu sensorik kembali ke masa kanak-kanak. Untuk generasi yang lebih muda, aroma manis itu berarti ini adalah waktu yang spesial. Saatnya membuat permen!