Bagi kebanyakan orang, Gunung Sesean di Toraja Utara hanyalah bentang alam yang memukau. Namun bagi Coki, gunung itu menyimpan rahasia purba yang seolah sengaja belum terungkap. Pencariannya membawanya pada Nek Sa'Pang, seorang tetua desa yang mulai mengurai kembali memori tentang sebuah negeri yang kini telah hilang: Negeri Lepongan Bulan.
Dahulu, Sesean bukanlah nama sebuah gunung, melainkan nama seorang gadis cantik, putri dari to mina atau pemimpin adat bernama Pong Dongga. Mereka hidup di tepi danau raksasa yang airnya jernih karena dijaga oleh kemurnian alam. Namun, kedamaian itu terusik ketika desas-desus tentang keberadaan berlian raksasa di hulu air terjun mulai meracuni pikiran warga desa.
Keserakahan pun meledak. Saat sumber mata air dirusak dan kearifan lokal diabaikan, alam yang selama ini memberi kehidupan mulai menunjukkan murkanya. Danau mengering, bumi bergetar, dan sebuah kutukan besar menanti untuk ditebus dengan pengorbanan yang tak terbayangkan.
Akankah air jernih itu kembali mengalir? Ataukah perwujudan Putri Sesean akan selamanya membeku menjadi gunung sebagai peringatan bagi umat manusia?.
"Sebuah mahakarya sastra dongeng yang memadukan keindahan budaya Toraja dengan pesan mendalam tentang kelestarian alam."